News

PENGUMUMAN PERMOHONAN SERTIFIKASI ONLINE
28-08-2017

PENGUMUMAN PERMOHONAN SERTIFIKASI ONLINE

      Dalam rangka peningkatan pelayanan prima dan tertib administrasi mulai tanggal 4 September 2017 akan diterapkan permohonan sertifikasi alat/perangkat telekomunikasi secara full online tanpa memerlukan berkas cetak. Untuk kelancaran pelaksanaan permohonan sertifikasi alat/perangkat telekomunikasi secara online, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pemohon sertifikasi:

  1. Untuk permohonan sertifikasi yang saat ini statusnya masih draft/entri dimohon untuk segera melengkapi dan mengajukan berkas permohonannya sampai dengan tanggal 31 Agustus 2017. Per 4 September 2017 permohonan yang sebelumnya masih berstatus draft/entry akan dihapuskan.
  2. Saat permohonan sertifikasi alat/perangkat telekomunikasi sudah full online, dimohon untuk aktif melihat pembaharuan status di sistem e-sertifikasi. Apabila ada permohonan masuk yang status sebelumnya draft kemudian ada berkas yang belum lengkap maka statusnya akan berubah menjadi bermasalah, dimohon untuk segera menyelesaikan masalah tersebut dengan melengkapi berkas yang diperlukan. Apabila dalam jangka waktu 7 x 24 jam sejak dibuat masalah permohonan belum diperbaiki maka permohonan tersebut akan dihapus.
  3. Pemohon dimohon untuk memperbarui data alamat perusahaan , data SIUP, email perusahaan/penanggung jawab (harus menggunakan email kantor), dan nomor telepon penanggung jawab (nomor telepon kantor). Per 4 September 2017 apabila data diatas masih belum lengkap / belum diperbarui maka pemohon tidak bisa menginputkan permohonan baru sebelum memperbarui data tersebut dan divalidasi oleh loket.
  4. Per 4 September 2017 user birojasa akan dinonaktifkan. Pemohon harus menginputkan permohonan melalui user perusahaan tersebut langsung. Jumlah customer user per perusahaan akan dibatasi jumlahnya maksimal 3.
  5. Nama perusahaan pemegang sertifikat perangkat telekomunikasi harus sama dengan nama perusahaan pengimpor.
  6. Pastikan Kode HS Perangkat sudah sesuai sebelum melakukan importasi perangkat