News

Penjelasan Adanya Hoax Terkait Informasi Viral IMEI dan Cyber Crime Polri
28-05-2018

Penjelasan Adanya Hoax Terkait Informasi Viral IMEI dan Cyber Crime Polri

Menanggapi informasi yang beredar melalui berbagai media belakangan ini terkait nomor IMEI telepon seluler yang diikuti garis miring dan dua digit tambahan yang diberitakan dikaitkan dengan penyadapan oleh Cyber Crime Polri, dapat kami tegaskan informasi yang viral tersebut adalah hoax, dan kami sampaikan sebagai berikut:

IMEI (singkatan dari International Mobile Equipment Identity) adalah kode unik yang terdiri dari 15 digit/angka yang dimiliki oleh tiap  transceiver perangkat telepon seluler. IMEI dikodekan ke dalam perangkat keras, menjadikannya hampir tidak mungkin merubahnya tanpa merusak perangkat kerasnya.

Seiring perkembangan teknologi, software yang digunakan dalam perangkan selular berkembang dari suatu versi ke versi yang lebih tinggi. Oleh karena itu, pabrikan sering memperagakan nomor versi software pada ujung dari IMEI. Untuk itu, selain IMEI, dikenal juga:

IMEISV = 14 digits (tanpa check digit) + 2 digit nomor versi software

IMEI telepon seluler dapat diketahui oleh pengguna dengan cara mendial *#06#. Operasi ini dapat dilakukan saat telepon seluler tidak tersambung dengan jaringan seluler.

Namun ada pabrikan tertentu seperti Samsung yang memperagakan  IMEI beserta SV dengan format yang lengkap, dan dipisahkan tanda garis miring, saat pengguna mendial *#06#, yaitu:

IMEI & SV = 14 digits + 1 check digit / 2 digits software version number

Dengan demikian saat kita mendial *#06# pada telepon seluler baik tersambung ke jaringan maupun tidak tersambung ke jaringan (mode terbang) ini dihasilkan informasi IMEI ditambah informasi nomor versi software seperti misalnya 123456789123456 / 01.

Sedangkan penyadapan yang menggunakan alat sadap yang memenuhi standar-standar ETSI atau 3GPP, meskipun penyadapan dapat menggunakan beberapa identitas target (MSISDN, IMSI, IMEI), standar-standar tersebut sama sekali tidak menetapkan prosedur yang mengakibatkan perubahan IMEI yang dikodekan ke perangkat keras, yang dapat merusak perangkat keras.

Dengan demikian tidak ada hubungannya kemunculan informasi nomor versi software / 01 atau / 02 dengan tanda bahwa telepon seluler sedang disadap.

Berikut pesan berantai tentang penyadapan melalui nomor IMEI:

“Silahkan di Check Hp anda masing2... tekan *#06#

Apabila keluar no IMEI saja berarti Handphone anda Aman.

Jika Keluar tulisan IMEI -01 IMEI / 01....

Atau IMEI-02 / IMEI/02

Berarti Handphone anda dipantau oleh Intel Kepolisian negara.

Hati2 bila memposting Gambar2 atau Broadcasting ttg Pemimpin atau pemerintah, karena setiap no HP baru dan Lama secara Otomatis di Pantau oleh Intel Kepolisian sekarang.

Bagi teman2 yang merasa ada Tanda IMEI/01 atau IMEI/02 harap berhati-hati dan mulai memilah Postingan anda.”